Langsung ke konten utama

TUGAS 02 - APD & ORGANISASI KESEHATAN

APD (Alat Perlindungan Diri)
 Adalah Kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya & resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri. 
    
    

 Berikut ini adalah Beberapa Contoh Alat Perlindungan Diri



1. SAFETY HELMET
Safety Helmet berfungsi sebagai pelindung kepala dari benda yang bisa mengenai kepala secara langsung.


2. SAFETY SHOES
Safety shoes berfungsi untuk mencegah kecelakaan fatal yang menimpa kaki karena benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia.


3. SARUNG TANGAN
Berfungsi sebagai alat pelindung tangan pada saat bekerja di tempat atau situasi yang dapat mengakibatkan cedera tangan. Bahan dan bentuk sarung tangan di sesuaikan dengan fungsi masing-masing pekerjaan.



4. KACA MATA PENGAMAN (SAFETY GLASSES)
Berfungsi sebagai pelindung mata ketika bekerj, Misalnya mengelas menggunakan kaca mata hitam.



5. PENUTUP TELINGA (EAR PLUG)
Berfungsi sebagai pelindung telinga pada saat bekerja di tempat yang bising.


6. PELINDUNGAN WAJAH (FACE SHIELD)
Berfungsi sebagai pelindung wajah dari percikan benda asing saat bekerja (misal pekerjaan menggerinda).

7. PELAMPUNG
Guna yang bekerja di atas air atau dipermukaan air agar terhindar dari bahaya tenggelam atau mengatur keterapungan (buoyancy) pengguna agar dapat berada pada posisi  tenggelam (negative buoyant) atau melayang (neutral buoyant) di dalam air.


8. SAFETY HARNESS
Safety belt berfungsi sebagai pelindung diri ketika pekerja bekerja berada di atas ketinggian.

9. MASKER RESPIRATOR 
Berfungsi sebagai penyaring hawa yang di hirup saat bekerja di tempat dengan kualitas hawa jelek. 
Contoh: Berdebu, Beracun


10. GELANG ANTI STATIS
Berfungsi untuk menjaga diri kita agar terhindar dari arus listrik saat melakukan perakitan PC computer tersebut,agar kita terhindar dari sentruman listrik ijika saat melakukan perakitan tersebut kita menghubungkan komponen-komponen tersebut dengan arus listrik.



Contoh Organisasi Internasional dalam Bidang Kesehatan:
               
           
         1. OSH (Occoptional Safety and Health) 
         Meningkatkan kondisi kesehatan kerja                       dan mencegah terjadinya potensi                               kecelakaan.
        
         2. WHO (World Health Organization)
         Salah satu badan PBB yang bertindak                       sebagai Koordinator kesehatan umum                       internasional yang bermarkas di                                Jenewa,Swiss. WHO di dirikan oleh                            PBB pada 7 April 1948.

        3. ILO (International Labour Organization)
          Sebuah wadah yang menampung isu buruh              Internasional di bawah PBB. 
          ILO didirikan pada tahun 1919 sebagai                      bagian persetujuan Versailles setelah                        Perang Dunia I.

Contoh-Contoh Simbol Bahaya:
        

1 . Oxidizing (Pengoksidasi)

simbol bahan kimia - teroksidasi
Lambang : O
Arti : Bahan kimia bersifat pengoksidasi, dapat menyebabkan kebakaran               dengan menghasilkan panas saat kontak dengan bahan organik dan              bahan pereduksi.
Tindakan : Hindarkan dari panas dan reduktor.
Contoh    : Hidrogen peroksida, Kalium perklorat.

2. Toxic (Beracun)
simbol bahan kimia - beracun
Lambang : T                                                                                                               
  Arti  : Bahan yang bersifat beracun, dapat menyebabkan sakit serius bahkan kematian bila tertelan atau terhirup.                                                
 Tindakan : Jangan ditelan dan jangan dihirup, hindari kontak langsung dengan kulit
 Contoh : Metanol, Benzena.

3. Explosive (Mudah Meledak)
simbol bahan kimia - mudah meledak
Nama       : Explosive
Lambang : E
Arti           : Bahan kimia yang mudah meledak dengan adanya panas atau percikan bunga api, gesekan atau benturan. (Mudah Meledak).
Tindakan  : Hindari pukulan/benturan, gesekan, pemanasan, api dan sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik.
Contoh     : KClO3, NH4NO3, Trinitro Toluena (TNT).


4. Flammable (Mudah Terbakar)

simbol bahan kimia - mudah terbakar

Arti          : Bahan kimia yang mempunyai titik nyala rendah, mudah terbakar dengan api bunsen, permukaan metal panas atau loncatan bunga api.
Tindakan : Jauhkan dari benda-benda yang berpotensi mengeluarkan api.
Contoh    : Minyak terpentin.

5. Harmful Irritant (Bahaya Iritasi)
simbol bahan kimia - iritasi
Lambang  : Xi
Arti           : Bahan yang dapat menyebabkan iritasi, gatal-gatal dan dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.
Tindakan  : Hindari kontak langsung dengan kulit.
Contoh     : NaOH, C6H5OH, Cl2


6. Dangerous for Enviromental (Bahan Berbahaya bagi Lingkungan)

simbol bahan kimia - bahaya lingkungan
Lambang : N
Arti           : Bahan kimia yang berbahaya bagi satu atau beberapa komponen lingkungan. Dapat menyebabkan kerusakan ekosistem.
Tindakan : Hindari kontak atau bercampur dengan lingkungan yang dapat                       membahayakan makhluk hidup.
Contoh    : Tributil timah klorida, Tetraklorometan, Petroleum bensin.


7. Corrosive (Korosif)

simbol bahan kimia - korosif
Lambang     : C
Arti               : Bahan yang bersifat korosif, dapat merusak jaringan hidup, dapat menyebabkan iritasi pada kulit, gatal-gatal dan dapat  membuat kulit mengelupas.
Tindakan      : Hindari kontak langsung dengan kulit dan hindari dari benda benda yang bersifat logam.
Contoh         : HCl, H2SO4, NaOH (>2%)


8. Poison Gas (Gas Beracun)

simbol gas beracun
Arti          : Simbol yang digunakan pada transportasi dan penyimpanan material gas yang beracun.
Tindakan : Jauhkan dari pernapasan kita.
Contoh    : Chlorine, Methil bromide, Nitric oxide.


9. Dangerous when wet (Berbahaya saat basah)

simbol bahaya saat basah
Arti           : Material yang bereaksi cukup keras dengan air.
Tindakan : Jauhkan dari air dan simpan di tempat yang kering/tidak lembab.
Contoh    : Calcium carbide, Potassium phosphide, Maneb.
Secara umum barang dengan simbol bahan kimia sepeti ini akan bereaksi dan sangat berbahaya jika tercampur dengan air atau saat basah.


10. Flammable Solid (padatan mudah terbakar)

simbol bahan kimia - flammable-solid
Arti            : Padatan yang mudah terbakar.
Tindakan  : Hindari panas atau bahan mudah terbakar dan reduktor, serta hindari kontak dengan air apabila bereaksi dengan air dan                                menimbulkan panas serta api.
Contoh     : Sulfur, Picric acid, Magnesium

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 12 - MEDIA TRANSMISI

Pengertian Media Transmisi dan Jenis-jenis Media Transmisi     Untuk mengirimkan data atau informasi dari satu tempat ke tempat lainnya, kita memperlukan suatu media atau jalur untuk membawanya hingga pada tujuan yang diinginkan. Media yang membawa data tersebut biasanya disebut dengan Media Transmisi atau dalam bahasa Inggris disebut dengan  Transmision Medium . Jadi pada dasarnya, yang dimaksud dengan Media Transimisi adalah media atau jalur yang digunakan untuk membawa informasi dari pengirim (sender) ke penerima (receiver) . Setiap perangkat elektronik yang difungsikan sebagai alat komunikasi memiliki media transmisi yang berbeda-beda. Contohnya, Telepon Kabel menggunakan Kabel sebagai media transmisinya, Telepon Selular (Ponsel), siaran televisi dan Radio FM menggunakan Frekuensi Radio sebagai media transmisinya, remote control televisi menggunakan infrared (infra merah) sebagai media tra sinsmisinya dan lain sebagainya. Dalam teknik elektronika, Informasi yan...

TUGAS 11 - TROUBLESHOOTING KOMPUTER

      TroubleShooting  Komputer Troubleshooting adalah  S ebuah istilah dalam bahasa inggris, yang merujuk kepada sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu  troubleshooting hardware dan troubleshooting  software .  Troubleshooting hardware  biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dan lain sebagainya.  Sedangkan Troubleshooting software  ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada software tetapi juga troubleshooting hardware. Deteksi Kerusakan : 1. Fisik Periksa aliran listrik ke k...

TUGAS 03 - HARDWARE KOMPUTER

Macam Macam Jenis Hardware Pada Komputer Hardware dibagi menjadi 3 jenis, diantaranya yaitu : 1. Hardware input Hardware input  ini merupakan perangkat yang dapat digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer, data yang telah masuk itu diolah dalam suatu proses. Ada banyak jenis perangkat yang gunanya untuk mengontrol dan menginput data ke dalam komputer contohnya mouse, keyboard, mouse pen, disk drive, scanner, trackball, dan joystick. 2. Process Device Process device yaitu perangkat yang memproses dan mengolah data pada komputer. Process device sering disebut sebagai otaknya komputer karena menjadi perangkat yang sangat penting pada proses pemasukkan dan penginputan data. Contoh process device adalah CPU, RAM, VGA, dan sebagainya. 3. Hardware Output Yaitu perangkat keras pada komputer yang gunanya untuk mencetak dan menampilkan informasi dari hasil input data yang berasal dari hardware input yang telah melewati proses dari  hardware process . Contohnya ...